1mar2017
Anak Kecil dan Kerajaan Allah
Matius 18:1-11
Minggu ke-8 sesudah Epifania
Dosa telah membelokkan hati manusia tidak hidup takut akan Allah, melainkan mencari kekuasaan untuk memuliakan diri. Perdebatan para murid Yesus tentang siapakah yang terbesar menjadi diskusi sengit (1; bdk. Mrk. 9:33-34; Luk. 9:46). Pemikiran itu muncul karena kegelisahan para murid mengenai kelangsungan misi Kerajaan Allah andaikata Yesus binasa di Yerusalem. Sebab itu, mereka mencoba mencari jalan...
Togap D. Alam
2mar2017
Hidup dalam Komunitas
Matius 18:12-20
Minggu ke-8 sesudah Epifania
Ketika seseorang merespons dan menerima keselamatan Allah, ia menjadi bagian dari sebuah komunitas orang-orang kudus. Dalam komunitas Allah, setiap orang percaya dikumpulkan dan disatukan untuk saling berbagi dan bersekutu dalam Kristus sebagai umat Allah. Dalam hidup bersama dengan para murid-Nya, Yesus sering mengajar mereka dengan contoh atau perumpamaan. Kali ini, Yesus ingin mengajarkan konsep...
Togap D. Alam
3mar2017
Perihal Mengampuni
Matius 18:21-35
Minggu ke-8 sesudah Epifania
Pengampunan merupakan hal yang sangat sulit dilakukan oleh manusia. Sebab pengampunan melibatkan faktor emosional dan psikologis, seperti: perasaan marah, dendam, kebencian, sakit hati, kepahitan, retribusi, dan lainnya. Namun, ada faktor positif yang terbentuk saat seseorang dapat mengampuni orang lain, seperti: rekonsiliasi, konsensi, penyesalan, pertobatan, penebusan, dan sebagainya. Dalam pembicaraan...
Togap D. Alam
4mar2017
Perkawinan dan Perceraian
Matius 19:1-15
Minggu ke-8 sesudah Epifania
Perceraian adalah masalah klasik yang telah berlangsung sejak dahulu sampai sekarang. Pada masa lampau, alasan perceraian adalah seorang suami atau istri selingkuh atau melakukan perzinaan. Sedangkan di masa kini, alasan perceraian selalu dikaitkan dengan ketidakcocokan satu dengan lainnya. Kemana pun Yesus mengajar dan melakukan penyembuhan, Ia selalu diganggu oleh rohaniwan Yahudi. Salah satunya...
Togap D. Alam
5mar2017
Tuhan, Penolong Israel
Mazmur 98
Minggu Sengsara ke-1
Mungkin banyak orang tidak mengerti akan sikap Allah terhadap Israel. Berulang-ulang orang-orang Israel memberontak dan menyakiti hati-Nya, namun Allah tetap menolong umat-Nya. Tindakan Allah ini terkesan plin plan dan tidak mencerminkan Allah yang bermartabat. Lain halnya dengan pemazmur yang percaya bahwa tiada allah mana pun yang lebih besar daripada Allah Israel. Ia telah membebaskan umat-Nya dari...
Togap D. Alam
6mar2017
Orang Kaya dan Kerajaan Allah
Matius 19:16-26
Minggu Sengsara ke-1
Mengapa manusia mencintai uang? Uang dapat memberikan pelbagai kenyamanan hidup. Dengan uang, manusia dapat membeli dan menikmati apa pun yang diinginkannya. Uang tidak lagi dilihat sebagai sarana untuk berbuat kebaikan, melainkan candu yang membuat orang mengumpulkan kekayaan sebanyak mungkin. Tidak diketahui dengan pasti apa motif orang kaya itu bertanya kepada Yesus. Ia menyapa Yesus sebagai guru...
Togap D. Alam
7mar2017
Berpikir Untung Rugi
Matius 19:27-30
Minggu Sengsara ke-1
Manusia adalah makhluk berakal budi. Tidak heran jika keingintahuan manusia dalam mencari jawaban sangat besar. Untuk memperoleh jawaban yang benar dibutuhkan pertanyaan yang tepat. Jika pertanyaan yang diajukan keliru, maka jawaban yang diperoleh akan membias. Pertanyaan Petrus mengenai upah mengikut Yesus masih diwarnai pola pikir untung rugi (27). Ibarat melakukan hukum Taurat, seseorang akan diberikan...
Togap D. Alam
Scripture Union Indonesia © 2017. Design & Development by Aqua Genesis