1noV2014
Bebal atau peduli?
Yeremia 38:1-13

Konsistensi hamba Tuhan dalam melayani seharusnya tidak tergoyahkan oleh apapun yang dihadapinya. Namun, justru konsistensi itu bisa menimbulkan juga reaksi antipati bahkan penolakan. Yeremia konsisten dengan pemberitaannya karena ia tahu, Tuhan sudah berfirman dengan jelas kepadanya (2-3).

Paling sedikit dua sikap negatif menjadi respons terhadap konsistensi Yeremia. Pertama, dari para...

2noV2014
Membangun kembali kasih
Kidung Agung 6:4-11

Relasi suami istri memang tidak selalu berjalan mulus. Masalah kecil seperti kesibukan sehingga kurang waktu untuk berkomunikasi, bisa menjadi besar ketika tidak segera diselesaikan. Misalnya, daripada saling menyalahkan, lebih baik saling mengalah, memperbaiki diri.

Sang istri, sudah memulai untuk memperbaiki kesenjangan komunikasi yang terjadi dengan membuka dirinya untuk merayu si suami...

3noV2014
Konsisten vs 'konsisten'
Yeremia 38:14-28

LAI memberi judul perikop ini 'pembicaraan terakhir dengan raja Zedekia'. Di satu sisi ia bebal karena menolak firman Tuhan yang secara konsisten datang kepadanya melalui Yeremia. Demikian juga pada perjumpaannya yang terakhir ini. Zedekia sendiri yang meminta petunjuk Tuhan lewat Yeremia (14). Zedekia 'konsisten' meminta petunjuk, sayangnya, ia 'konsisten' pula menolak percaya, apalagi mematuhinya.

Yeremia,...

4noV2014
Konsekuensi pilihan
Yeremia 39:1-18

Peringatan sudah diberikan, berulang kali, dan bahkan dari jauh-jauh hari. Pilihan sudah diperhadapkan, tidak ada kemungkinan alternatif lain. Kesempatan berubah pikiran sudah tidak ada lagi. Apa yang menjadi pilihan, segera mengarah pada konsekuensi yang tidak bisa ditolak.

Itulah yang terjadi pada perikop kita hari ini. Kesempatan untuk bertobat sudah lewat. Tangan Tuhan atas umat-Nya...

5noV2014
Setia mendampingi umat
Yeremia 40:1-6

Nubuat Yeremia sudah menjadi kenyataan. Yerusalem hancur dan penduduknya sudah ditawan ke Babel. Sisa penduduk Yerusalem sangat tidak signifikan. Namun, Yeremia menyatakan kebesaran hatinya dengan memilih untuk tetap tinggal bersama mereka!

Bukankah Yeremia sendiri yang menghimbau penduduk Yehuda untuk menyerah kepada Babel dan tunduk pada penawanan mereka di Babel? Sedangkan memilih bertahan...

6noV2014
Kesia-siaan memberontak
Yeremia 40:7-41:18

Perikop hari ini memperlihatkan situasi kacau setelah kerajaan Yehuda secara praktis musnah karena telah dijadikan salah satu provinsi dari kerajaan Babel. Nubuat Yeremia telah menjadi kenyataan. Mereka tidak dapat lari dari penjajahan dan pembuangan ke Babel. Sebenarnya dengan sikap Yeremia memilih tinggal bersama umat yang tersisa di Yerusalem, itu menunjukkan bahwa umat yang tersisa di Yerusalem...

7noV2014
Percaya berarti tunduk!
Yeremia 42:1-22

Seorang pemuda pernah datang kepada saya untuk menanyakan kehendak Allah dalam hidupnya. Saya bertanya balik kepadanya, apa yang akan ia lakukan kalau sudah mengetahui kehendak Allah, apakah ia akan mematuhinya? Percuma tahu kehendak Allah kalau tidak ada keinginan atau ketaatan melakukannya.

Apakah Yohanan dan sisa rakyat Israel sungguh-sungguh mencari kehendak Allah untuk mematuhinya?...

Scripture Union Indonesia © 2017. Design & Development by Aqua Genesis