1sep2010
Allah adalah Raja
Mazmur 145

Bagaimana gambaran Anda tentang raja? Ada orang yang menjadikan raja sebagai indikasi kekuasaan dan kemutlakan yang tak terbantahkan. Namun ada juga yang melihat raja dari sisi kearifan, keadilan, dan perhatian.

Bagi pemazmur, Allah adalah Raja. Raja yang bagaimana? Raja yang besar dan perkasa, mulia dan agung, karya-Nya ajaib dan dahsyat (3-6). Sisi ini mungkin akan membuat orang segan...

2sep2010
Bermasalah? Datang pada Tuhan
Mazmur 146

Banyak kejadian buruk menghiasi halaman koran dan layar TV kita. Bencana alam terjadi di mana-mana, kekisruhan politik melanda begitu banyak tempat, atau penyakit yang semakin aneh-aneh wujudnya. Belum lagi masalah ekonomi dan pekerjaan yang semakin sulit didapat. Bila salah satu dari hal buruk itu menghimpit kita, apa kita bisa berkata seperti pemazmur, "Pujilah Tuhan, hai jiwaku" (1)?

Mazmur...

3sep2010
Jangan hanya ingin kuasa-Nya
Mazmur 147

Ada saat Allah murka karena dosa umat-Nya, tetapi ada saat Ia menunjukkan kemurahan hati-Nya. Allah telah membuang umat Israel ke negeri yang jauh, keluar dari negeri yang Dia janjikan kepada mereka. Namun kemudian Ia memulihkan mereka dan memulangkan mereka ke Yerusalem sehingga mereka bisa kembali membangun Yerusalem, mendirikan Bait Allah, dan menyembah Dia di sana.

Mazmur ini jadi saksi...

4sep2010
Kemahatahuan Allah
Mazmur 139

Sewaktu Anda bercermin tanyakan, samakah yang Anda lihat di cermin itu dengan yang Anda lihat kemarin, seMinggu, lalu, sebulan lalu, setahun lalu, dst? Dahulu pernahkah Anda tahu Anda akan jadi bagaimana? Saat bercermin, pernahkah Anda mengira-ngira apa yang akan terjadi dengan rupa, kesehatan, pikiran, atau keadaan Anda esok, tahun depan, lima tahun lagi, dst? Jika kita berefleksi seperti itu sewaktu...

5sep2010
Memuji dengan pemahaman
Mazmur 148

Bila kita mendengar kata puji-pujian maka biasanya yang terbayang adalah lantunan lagu pujian yang dikumandangkan jemaat dalam sebuah ibadah di hari Minggu. Namun mazmur ini memperlihatkan sebuah aspek yang berbeda tentang pujian.

Dalam pandangan pemazmur, seluruh penghuni alam semesta harus bergabung dalam sebuah orkestra indah untuk menaikkan puji-pujian kepada Tuhan. Siapa saja yang termasuk...

6sep2010
Bukan hanya menyanyi
Mazmur 149

Kemarin kita belajar untuk memuji Tuhan berdasarkan pemahaman yang benar. Dengan dilandasi pemahaman yang benar maka puji-pujian kita bukanlah pujian kosong tak berdasar.

Hari ini pun kita akan mempelajari seruan pemazmur agar umat Tuhan memuji Tuhan dengan antusias dan sepenuh hati, juga secara spontan dan segar. Bagai sebuah perayaan yang meriah, puji-pujian kiranya disemarakkan dengan...

7sep2010
Menjaga hati bersih dari kepahitan
2 Samuel 1

Salah duga! Begitu mungkin gumam prajurit Amalek saat ia mendengar vonis hukuman mati yang harus dia tang-gung akibat memberitahukan kematian Saul dan Yonatan kepada Daud. Mungkin dia menduga berita itu akan menyukakan Daud. Tentu ada udang di balik batu, ia berharap mendapat upah. Namun bukan upah yang dia dapat, malah nyawanya melayang karena Daud justru marah begitu mendengar bahwa prajurit Amalek...

Scripture Union Indonesia © 2017. Design & Development by Aqua Genesis