Mazmur 121
Minggu Ke-27 sesudah Pentakosta


Keamanan yang sejati.

Mazmur ziarah kita hari ini berbicara mengenai jaminan keamanan
hidup. Menurut mazmur ini, ada 2 kemungkinan. Pertama, mazmur
ini dinyanyikan ketika bangsa Israel berziarah tahunan ke
Yerusalem. Ayat 1-2 merupakan pertanyaan para musafir, dan ayat
3-8 merupakan jawaban para imam. Kedua, dinyanyikan ketika
bangsa Israel pulang kembali ke tempatnya dari Yerusalem.
Keduanya menyiratkan keinginan untuk mendapatkan keamanan dan
berkat, keselamatan Israel.Jika "gunung-gunung" yang dimaksud
terletak di Yehuda maka hal tersebut menyimbolkan bahaya,
misalnya, perampokan. Pertanyaannya adalah, "Dari mana
pertolongan itu akan datang?" Dari Allah yang menciptakan langit
dan bumi. "Gunung" mengingatkan kita akan bukit-bukit
pengorbanan penyembahan berhala. Maka, bisa jadi ketika pemazmur
memandang ke gunung-gunung, ia membandingkannya dengan Allah
yang tak pernah tidur (bdk. 1Raj. 18:27).


Jadi, iman kepada Allah didasarkan atas 3 hal: [1] Allah adalah
pencipta dunia yang mengatur penuh segala sesuatu dengan kendali
penuh (ayat 2), [2] Allah adalah "Penjaga Israel" (ayat 3), dan
[3] Allah adalah Penjagamu (ayat 5), Allah adalah juga Allah
atas pribadi-pribadi. Ia akan memelihara orang yang percaya
kepada-Nya dari teriknya sinar mentari Palestina. Ia akan
menjadi pelindung yang berkuasa (di sebelah tangan kanan), dan
Ia akan memelihara kita dari bulan. "Bulan" waktu itu dikaitkan
dengan takhayul mengenai penyakit. Allah akan melindungi dari
segala yang jahat.


Renungkan:

"Keamanan" hanya ada di dalam pribadi Allah yang mengendalikan
segala sesuatu. Bersandarlah kepada-Nya setiap waktu!

Scripture Union Indonesia © 2017.