34 - Yesus Tak Berubah!
Seluruh umat manusia adalah seperti rumput dan semua semaraknya seperti bunga di padang. Bahwasanya Aku, Tuhan, tidak berubah. Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya.
Yesaya 40:6; Maleakhi 3:6; Ibrani 13:8

Yesus Tak Berubah!

Baru-baru ini beberapa kuntum bunga bermekaran di antara banyak tanaman di halaman belakang rumah saya. Pemandangan itu segera saya abadikan dengan kamera. Beberapa jam kemudian ketika saya melihat kembali, bunga-bunga itu sudah lisut terbakar terik matahari. Usianya hanya tiga-empat jam; sungguh keindahan yang tidak abadi!

Demikianlah kita manusia, kata nubuat Yesaya. Ia sedang meniup sangkakala, mengabarkan berbagai perubahan dahsyat yang Allah siapkan untuk sejarah Israel dan seisi dunia. Di tengah kabar akan perubahan kekal dari Allah itu, ada perenungan tidak enak yang harus kita sadari. Hidup manusia bagaikan rumput dan bunga di padang. Semua yang kita miliki sementara saja sifatnya. Ketika penyakit menimpa kita, bukankah perenungan ini harus kita aminkan? Semua keindahan, pencapaian, kebanggaan, dan kekuatan yang kita andalkan bisa menjadi lisut, layu, dan berguguran begitu saja. Betapa fananya manusia!

Berbarengan dengan kesadaran akan kefanaan kita adalah kesadaran akan kasih, hikmat, dan kuasa Allah yang tak berubah! Puji Tuhan, di tengah segala sesuatu yang tak dapat kita andalkan, ada fakta bahwa Tuhan kita ialah Tuhan yang kokoh, teguh, dan tidak pernah berubah! Kita tentu tidak mensyukuri penyakit! Kita berdoa dan berjuang agar kita boleh sembuh. Namun, di balik pergumulan menyesakkan ini, ada berkat pelajaran yang patut kita syukuri. Kita sadar akan keterbatasan kita dan kebutuhan akan Pribadi yang sangat pasti. Kiranya Ia yang kekal dan abadi menjadi makin penting bagi kita melalui pergumulan ini.

Doa: Terbitkanlah di dalamku keindahan kekal dari-Mu saja, ya Tuhan.

Untuk Mendengarkan Audio Klik Link dibawah ini
Scripture Union Indonesia © 2017. Design & Development by Aqua Genesis