22Nov2016
Harapan Paulus Mengunjungi Roma
Roma 15:22-33
Minggu ke-28 sesudah Pentakosta
Kita patut mengagumi kelapangan dan keluasan hati Paulus ketika membaca penggalan surat Paulus hari ini. Selagi hatinya bersemangat untuk pergi ke Roma, dia ternyata masih mengingat kehidupan dan kebutuhan gereja-gereja yang lebih tua. Meski dia sungguh rindu ke Roma, agaknya dia merasa perlu menjadikan Roma sebagai pangkalan pekabaran Injil untuk negeri Spanyol. Selain itu, dia masih sempat pula mengingat...
Charles Christano
23Nov2016
Rekan-Rekan Sejawat Paulus
Roma 16:1-16
Minggu ke-28 sesudah Pentakosta
Jika ada orang yang berpendapat bahwa Ibrani 11 merupakan pameran lukisan dari orang-orang suci PL, maka bacaan hari ini dapat disebut sebagai pameran lukisan orang-orang percaya PB. Menarik pula disimak bahwa Paulus mengakui bahwa dia bukanlah seorang yang mampu mengerjakan seorang diri. Melalui daftar nama ini, Paulus dengan sengaja memberikan penghargaan kepada mereka, dan karena itulah dia ingin...
Charles Christano
24Nov2016
Peringatan Terakhir
Roma 16:17-27
Minggu ke-28 sesudah Pentakosta
Di akhir tulisannya, Paulus perlu mengingatkan jemaat Roma untuk berhati-hati terhadap mereka yang menimbulkan perpecahan dan mengacaukan kepercayaan orang kepada Tuhan (17). Sebab, ajaran palsu yang berbeda dengan ajaran yang sehat pasti akan menimbulkan perpecahan. Karena itulah, Paulus mengingatkan mereka supaya tetap waspada. Tentu saja, ini tidak berarti bahwa gereja mesti tertutup kepada pendapat...
Charles Christano
25Nov2016
Hidup Singkat yang Dilupakan
Pengkhotbah 1:1-18
Minggu ke-28 sesudah Pentakosta
Banyak orang sering kali salah paham dengan Kitab Pengkhotbah. Mereka berpikir bahwa kitab tersebut menggambarkan kesia-siaan hidup manusia yang jauh dari Tuhannya. Karena itu, Pengkhotbah sudah menegaskan bahwa segala sesuatu itu sia-sia. Dalam hal ini, kata "sia-sia" diterjemahkan dari kata?"hebel", yang dipahami sebagai kesia-siaan atau sesuatu yang singkat seperti hembusan nafas (bdk. nama Habel)....
Inawaty Teddy
26Nov2016
Kenikmatan dalam Jerih Payah
Pengkhotbah 2:1-26
Minggu ke-28 sesudah Pentakosta
Dari dahulu sampai sekarang, kita sering kali mengeluh betapa lelahnya menghadapi kesulitan hidup. Tetapi, nas hari merupakan kabar baik. Mari kita perhatikan apa yang ditemukan Pengkhotbah! Sosok Pengkhotbah adalah Raja Salomo, anak Daud. Ia sangat kaya dan berdaya upaya mencari kunci kehidupan melalui semua kesenangan yang dapat dibeli dengan harta (4-8). Kata "bagiku" muncul 8x dalam bahasa Ibraninya:...
Inawaty Teddy
27Nov2016
Masih Ada Pengharapan dalam Tuhan
Mazmur 88
Minggu ke-29 sesudah Pentakosta
Percaya kepada Tuhan tidak secara otomatis membuat orang beriman terhindar dari penderitaan, kesengsaraan, sakit penyakit, terpuruk secara ekonomi, dan sebagainya. Jika demikian, apa perbedaan yang dimiliki oleh orang beriman dengan yang tidak beriman? Yang pasti, cara pandang terhadap kehidupan harus berbeda antara orang percaya dan tidak percaya. Mazmur 88 menjadi salah satu contohnya. Pada Mazmur...
Samuel Santoso
28Nov2016
Segala Sesuatu Indah pada Waktunya
Pengkhotbah 3:1-15
Minggu ke-29 sesudah Pentakosta
Ketidakmampuan manusia mengontrol apa yang akan terjadi sering kali membuat dirinya menyesal. Contohnya, saat rumah terbakar habis, maka kita sering kali berpikir mengapa harus membangun rumah dengan bersusah payah. Nas hari ini menekankan betapa manusia tidak mampu mengendalikan masa depan. Karena, "Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya" (1). Di sini, ada 7...
Inawaty Teddy
Scripture Union Indonesia © 2017.