SU Indonesia
Mari Bergabung Bersama Kami

Scripture Union Indonesia kembali akan mengadakan Pelatihan Baca Gali Alkitab Nasional 2016. Kegiatan ini akan diadakan di 2 kota yakni Bandung dan Jakarta. Bekerjasama dengan pengajar-pengajar handal untuk membekali serta menumbuhkan iman sesuai dengan firman Tuhan.

Pelatihan BGA Nasional 2016 akan diselenggarakan pada bulan Juni 2016.

Segera daftarkan diri anda. Tempat terbatas !!

Untuk informasi lebih lanjut hubungi bidang pembinaan SU Indonesia :

Rimawaty Panjaitan Hp. 0812 1088 425 atau 021-3442461-62

TELAH TERBIT !!!

SH (Santapan Harian) Kitab
Oleh : Tim Redaksi SU Indonesia

Adalah bahan saat teduh tiap hari yang disiapkan bagi Gereja yang ingin bersaat teduhnya enurut Kitab per kitab. Jadi tiap kitab diselesaikan penuh pembacanya. Dapat dimulai dari Kitab Kejadian sampai dengan Wahyu, kitab Matius sampai Wahyu. Atau tergantung kitab mana yang ingin dibaca. Dengan bersaat teduh utuh per kitab, jemaat lebih mendapatkan maksud tujuan penulis.

Untuk informasi dan pemesanan, hubungi bidang penjualan"
Scripture Union Indonesia (PPA)
Telp. 021-3442461-62, 021-3519743
Hp. 0811 9910 377
Email Penjualan : penjualan@su-indonesia.org

Dukung dan doakan

Scripture Union Indonesia akan mengadakan Pelatihan Baca Gali Alkitab di Toraja pada tanggal 4-8 Februari 2016.

Scripture Union Indonesia menerbitkan Buku Renungan Setahun dari Perjanjian Lama (Kitab Kejadian - Ulangan) yang berjudul DARI PENCIPTAAN HINGGA TANAH PERJANJIAN. Buku ini mengajak umat Tuhan untuk hidup dalam kekudusan melalui lima kitab pertama dalam Perjanjian Lama. Harga Promosi : Rp 100.000,-
Hubungi : Penjualan 0811-9910 337 atau Kantor Pusat SU Indonesia telp. 021- 344 2461-62


Selamat memasuki tahun 2016 dan berjalan bersama Allah melalui perenungan pribadi setiap hari. Tuhan memberkati
BGA Nasional Jakarta

Di awal bulan Juni 2015, SU Indonesia kembali mengadakan acara BGA Nasional di STT Amanat Agung, Jakarta. BGA Nasional 1, ini diikuti oleh 52 peserta yang terdiri dari 11 orang perwakilan dari Gereja Protestan Maluku, Ambon; 15 orang perwakilan dari GKI tanah Papua, Jayapura; 4 orang perwakilan dari Gereja Tanah Toraja, 11 orang perwakilan dari Gereja Masehi Injili Halmahera, 1 orang perwakilan dari GBKP , Medan; 1 orang perwakilan dari GPIB, Pekan Baru, 3 orang perwakilan dari Yayasan SABDA, dan 8 orang perwakilan dari beragam gereja (GKOI, Gereja Graceful Faith Ministry, GPIB, GBKP, Cross Harvest Church) di Jakarta.


Pelatihan BGA Nasional 1 ini terdiri dari dua kelas, kelas Executive Ministry dan kelas Senior Executive Ministry

Sharing mengenai “Pentingnya Baca Alkitab” yang dibawakan oleh Pdt. Anwar Tjen, menjadi sesi pembuka dari rangkaian Pelatihan BGA Nasional 1 ini. Kemudian peserta diajak ber-BGA bersama. Kelas Executive Ministry dengan fasilitator Pdt. Armand Barus BGA dari kitab 1 Yohanes, sedangkan kelas Senior Executive Ministry BGA dari kitab Amos dengan fasilitator Bp. Togap Alam.

Renungan pagi selama pelatihan adalah eksposisi dari tokoh Daud (kecuali hari kelima), yang dibawakan oleh Ev. Inawaty Teddy.

Di Hari kedua, Peserta yang ada di kelas Executive Ministry, BGA dari kitab 1 Yohanes bersama Pdt. Armand Barus, kemudian dilanjutkan dengan BGA dari kitab Matius bersama Ibu Rondang Sitompul. Setelah itu, selama 3 sesi berturut-turut diajak oleh Ev. Inawaty Teddy untuk “Memahami Kitab Kejadian”. Sedangkan para peserta di kelas Senior Executive Ministry, belajar “Memahami kitab Hakim-Hakim” bersama Ev. Inawaty Teddy, kemudian ber-BGA bersama kitab Amos dengan Ibu Rondang Sitompul, dan dilanjutkan dengan BGA dari kitab yang bergenre perumpamaan dengan fasilitator Pdt. Armand Barus.

“Memahami Kitab Hakim-Hakim”, masih berlanjut di kelas Senior Executive Ministry, di hari ketiga. Setelah mendapatkan pengantar dari Ev. Inawaty Teddy, para peserta langsung berlatih BGA dari kitab Hakim-Hakim dengan fasilitator Ev.. Tety Telaumbanua.
BGA 1 Yohanes masih berlanjut di kelas Executive Ministry. Setelah itu, para peserta diajak berlatih BGA kitab Matius di dalam kelompok.
Siang harinya, seluruh peserta diajak mengunjungi Lembaga Alkitab Indonesia (LAI), setelah mendengarkan sharing dari staff LAI, peserta dibagi ke dalam kelompok untuk berkeliling museum, perpustakaan, maupun toko buku LAI. Setelah dari LAI, perjalanan di lanjutkan ke toko buku BPK Gunung Mulia, dan kemudian diakhiri ke ITC Cempaka Mas.

Pengantar Kitab Amsal yang dibawakan oleh Pdt. Yonky Karman dalam sesi dan Pengantar Kitab Matius, yang dibawakan oleh Pdt. Yohanes Adrie, adalah sesi yang diikuti oleh peserta Kelas Executive Ministry di hari keempat. Para peserta di kelas Senior Executive Ministry, mengikuti Sesi Pengantar Kitab Efesus bersama Pdt. Yohanes Adrie, kemudian BGA kitab Amos dengan fasilitator Bapak Togap Alam, dan dilanjutkan dengan BGA dengan kitab yang bergenre perumpamaan bersama Pdt. Armand Barus.

“Eksposisi Akitab” merupakan tema renungan pagi yang dibawakan oleh Pdt. Yohanes Adri, di hari kelima.
Sebelum seluruh peserta mengikuti sesi “Mengenal Roh-Roh dalam PL” bersama Pdt. Yonky Karman. Kelas Executive Ministry, melanjutkan belajar pengantar kitab Amsal bersama Pdt. Yonky Karman, sedangkan kelas Senior Ministry, melanjutkan belajar pengantar kitab Efesus bersama Pdt. Yohanes Adrie. Peserta kelas Executive Ministry, mengakhiri hari kelima ini dengan presentasi hasil BGA Amsal yang sudah mereka lakukan di dalam kelompok, dengan fasilitator Ev. Tety Telaumbanua, sedangkan peserta Senior Executive Ministry, mengakhir hari kelima dengan menjadi narasumber di siaran “Sejam bersama Scripture Union Indonesia” di Radio Pelita Kasih.


Kisah tentang Daud dan Batsyeba, merupakan tema renungan pagi yang dibawaha oleh Ev. Inawaty Teddy di hari terakhir pelatihan BGA Nasional 1. Karena terbatasnya waktu, peserta kelas Executive Ministry dibagi ke dalam 2 kelompok besar, supaya setiap kelompok yang ada dapat mempresentasikan hasil BGA 1 Yohanes di dalam kelompok dengan fasilitator Pdt. Armand Barus dan Ev. Tety Telaumbanua. Sedangkan peserta Senior Executive Ministry, BGA Kitab Efesus bersama Bapak Togap Alam.

Rangkaian pelatihan BGA Nasional 1 ini ditutup dengan renungan bertema Gereja yang bertumbuh yang dibawakan oleh Pdt. Anton Angkow. Setelah itu peserta diminta untuk duduk di dalam kelompok berdasarkan daerah mereka untuk mendiskusikan langkah-langkah praktis yang akan mereka terapkan sepulang dari pelatihan BGA Nasional ini. Kemudian setiap perwakilan menyampaikan pesan dan kesan setelah mengikuti pelatihan ini. Seluruh rangkaian pelatihan BGA Nasional 1 diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Pdt. Berthy Kaihatu.


Sungguh bersyukur mendengar bahwa pelatihan BGA Nasional 1, menjadi berkat buat para peserta yang mengikutinya.

Berikut adalah kesan-pesan dari perwakilan peserta setiap daerah

Bersyukur dapat mengikuti pelatihan BGA ini, sebuah metode sederhana di dalam menggali dan memahami teks. Metode ini pun sangat cocok jika diterapkan di anak-anak Sekolah Minggu, Kami merindukan supaya metode ini dapat diterapkan kepada anak-anak sekolah minggu, karena masa depan gereja ada di tangan anak-anak tersebut. (Toraja)

Selama ini, kami para pendeta meng-klaim, Alkitab hanya diketahui oleh para Sarjana Teologi, tetapi melalui pelatihan ini, kami menyadari bahwa ribuan dan jutaan orang juga harus mengerti Alkitab seperti kami. Tetapi untuk itu diperlukan kriteria dan cara-cara. Kriteria dan cara-cara itulah yang kami temukan selama pelatihan ini. (Halmahera)

Pelatihan BGA Nasional 1 ini merupakan suatu proses yang Tuhan berikan, baik itu proses penguatan, penyegaran, serta memberi semangat di dalam melakukan tugas tanggung jawab pelayanan supaya dapat bertumbuh bersama. BGA adalah metode yang praktis dan tidak membingungkan serta dapat diterapkan supaya pelayan dan umat dapat bertumbuh bersama. Bersyukur untuk pendampingan yang diberikan oleh SU Indonesia, dari penjemputan di Bandara, selama pelatihan, maupun disiplin soal waktu. (Ambon)

Bersyukur untuk tim SU Indonesia yang dipakai oleh Tuhan untuk menolong kami di dalam menyampaikan Firman Tuhan dengan sederhana. Bersyukur karena mendapatkan hal yang berharga selama pelatihan ini. Kami merindukan untuk melakukan BGA pribadi begitu kami pulang ke Jayapura, dan mensharingkan tentang apa yang kami dapatkan di tempat ini kepada rekan-rekan yang lain (Papua)

Bersyukur untuk para pengajar yang berkualitas dan ahli di bidangnya, sehingga dapat membantu kami memahami setiap kitab-kitab di dalam Alkitab. Pengelolaan kelas sangat baik dilakukan oleh para pengajar sehingga kami sebagai peserta tidak bingung di dalam mengikuti langkah-langkah yang diberikan. (SABDA)

Background saya bukanlah lulusan teologi, tetapi bahan yang diberikan begitu sederhana, sehingga saya dapat mengikuti materi yang diberikan. Kerinduan saya adalah, metode BGA ini dapat diterapkan di gereja tempat saya beribadah. (Sumatera Utara)

Bersyukur untuk metode BGA yang bisa dibuat begitu menarik, sehingga kita dapat menangkap keseluruhan pesan yang disampaikan dan dibuat secara personal. Saya rindu untuk membawa metode BGA ini ke kalangan pemuda, supaya mereka makin tertarik di dalam melihat Alkitab, dan menjadikan Alkitab sebagai buku panduan hidup mereka. (Jakarta)
Puji syukur atas kasih setia Tuhan yang begitu besar bagi pelayanan Scripture Union Indonesia yang diadakan di kota Ambon, Maluku. Kegiatan Baca Gali Alkitab yang diadakan pada tanggal 21-26 September 2015 berjalan dengan baik dan lancar. SU Indonesia mendapat kesempatan melayani pelatihan BGA di Gereja Protestan Maluku jemaat Suli dan Amahusu.
Khusus di klasis Suli kegiatan pelatihan ini diikuti oleh +/- 200 peserta. Dan di klasis Amahusu diikuti oleh +/- 100 peserta.
Sambutan yang sangat baik dapat kami rasakan setibanya kami disana. Dalam pelatihan ini, kami memberikan ayat-ayat yang berhubungan dengan keluarga dan Allah, mengingat kota Ambon khususnya daerah yang kami layani banyak terjadi kekerasan dalam rumah tangga.
Respons yang tidak terduga dari para peserta yang mengikuti BGA membuat kami terharu dan bersukacita, karena melalui BGA ini kami menyaksikan Roh Kudus bekerja dan menjamah para peserta untuk berkomitmen mulai memperbaiki keharmonisan dalam rumah tangga. Beberapa diantaranya ada suami yang berjanji akan berusaha lebih menyayangi istrinya, demikian pula istri berkomitmen berusah melayani suami lebih baik. Mereka berjanji untuk saling mengingatkan sesuai firman Tuhan sebagai respons atas firman Tuhan yang mereka terima.
Kami juga dipertemukan dengan seseorang koster yang telah diubahkan melalui kegiatan BGA yang telah rutin dilakukan selama ini. Beliau adalah Bapak Aleksander Lewakabessy, yang dulunya memiliki latar belakang yang kelam, namun telah diubahkan setelah berkomitmen dan bertumbuh dalam mengikuti BGA. Syukur kepada Tuhan atas kemurahan-Nya.
Demikian pula ketika kami melayani di klasis Amahusu, peserta yang mengikuti begitu antusias dalam pelatihan ini. Dan berharap tahun mendatang dapat diadakan kembali kegiatan ini. Kami juga diberikan kesempatan untuk mengunjungi beberapa kelompok kecil yang disebut dengan Gatris (gabungan tiris) yaitu kelompok yang terdiri dari beberapa rumah/keluarga yang rutin menggunakan BGA dalam ibadah persekutuan mereka. Kurang lebih 5 kelompok yang sempat kami kunjungi.
Biarlah seluruh kegiatan ini dapat Tuhan pakai untuk menjangkau jemaat Tuhan lebih banyak lagi dan sebagai salah satu cara untuk lebih dekat dan bersekutu dengan Tuhan setiap harinya.
Pelayanan di perwakilan SUMUT berjalan dengan lancar. Pembinaan-pembinaan dilakukan berturut-turut di kabupaten Deliserdang, Tobasa dan Mentawai-Sumatera Barat. Mulai September, kami memberikan pelatihan BGA untuk kelas atau program buku hijau bagi sekitar 85 orang Majelis di GBKP Peria-ria, kecamatan Biru-biru. Pelatihan diberikan kepada para Pertua/Majelis dari 5 Runggun yang berdekatan di sekitar Peria-ria, GBKP Klasis Medan-Delitua. Pelatihan diadakan selama tiga kali (18 Agustus, 15 September dan 13 Oktober 2015). Pada pelatihan hari pertama pelatihan di pimpin oleh staf perwakilan SUMUT dan Pdt. Rosmalia Barus (Kabid. Diakonia Moderamen GBKP). Peserta sangat antusias mengikuti pelatihan, demikian juga pada pertemuan ke-2 hingga pertemuan ke-3. Para Pertua akan mengajak isteri atau suami masing-masing. Untuk pelatihan hari ketiga staf SU Indonesia SUMUT akan dibantu oleh Pdt. Darius Sembiring (Ketua GBKP Klasis Medan-Delitua).

Pada tanggal 21-24 September yang lalu kami SU Indonesia perwakilan SUMUT mendapat kesempatan untuk memberikan pelatihan BGA di GKPM (Gereja Kristen Protestan Mentawai ) Sikakap, di kecamatan Matobek. Kemudian , Kamis 24 September 2015 pelatihan diadakan untuk kategorial Pemuda di GKPM Jl.Pancasila, Padang. Dua rangkaian pembinaan BGA di Sumatra Barat ini mendapat respons yang baik dari pihak sinode GKPM melalui keikutsertaan Sekjen GKPM Pdt.Immerius Sakarebau di GKPM Sikakap, kecamatan Matobek. Pimpinan sinode berharap pelatihan yang sama dapat dilakukan pada kesempatan lain yang lebih tepat waktunya, terutama penyesuaian dengan jadwal Kapal. Hal ini mengingat Mentawai adalah daerah kepulauan yang sangat “ditentukan” oleh jadwal pelayaran kapal yang ada. Kiranya Tuhan menyertai rencana pelayanan ini senantiasa.


Segala puji syukur kepada TUHAN yang empunya pelayanan. Dialah yang terus memimpin dan menyertai pelayanan di SU Perwakilan Kalbar sehingga program-program yang direncanakan dapat dilaksanakan dalam kasih dan anugerah-Nya.

Beberapa acara pelatihan dan seminar telah dilaksanakan dan mendapatkan respon yang baik. Antara lain Pelatihan BGA kerjasama rutin dengan Gereja-gereja lokal atau Sekolah Tinggi Teologia, Seminar Pembinaan Iman, dan Seminar untuk Kaum Muda. Club BGA rutin untuk umum dan kaum muda terus berkembang. Melalui konsep acara yang lebih terbuka dan santai serta perubahan nama dari Club BGA menjadi Kafe BGA, TUHAN terus menambahkan jumlah yang hadir.
Club BGA untuk Anak dan Pasutri juga sudah dimulai. Kiranya Tuhan Yesus terus menambahkan kasih dan anugerah-Nya sehingga pelayanan di SU Kalbar makin diberkati dan menjadi berkat.

Pertengahan semester ini, TUHAN juga memberi kesempatan untuk berkunjung, memperkenalkan terbitan SU Indonesia dan membangun jaringan pelayanan yang lebih luas dengan SU Sarawak. Kali ini staf mengunjungi dua kota di Malaysia Timur ini, yakni Kuching dan Sibu. Kiranya pada waktu yang akan datang akan ada kerjasama yang dapat dimulai dan dikembangkan, khususnya rencana mencari pola untuk mengembangkan Pelatihan BGA (Baca Gali Alkitab) dengan mereka.

Puji syukur pada Tuhan, BGA Khotbah yang dilaksanakan sejak tanggal 3-7 Maret 2015 telah berakhir. Pelatihan ini berjalan dengan baik dan diikuti oleh semangat yang luar biasa oleh 30 peserta hamba Tuhan dari GBKP Sumatra Utara dan Jakarta. Kegiatan yang berlangsung selama 4 hari di Kinasih, Depok ini juga diisi oleh pembicara-pembicara seperti Pdt. Luther Tan, Pdt. Andreas Himawan dan Ibu Astri Sinaga.
Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan doa yang diberikan untuk kelancaran kegiatan pelatihan ini. Kiranya apa yang telah diberikan kepada para hamba Tuhan yang mengikuti kegiatan ini dapat diterapkan kepada jemaat Tuhan dimana mereka melayani.